mrbambang

Catatan kecil dalam perjalanan selama mengembara di fatarmogana dunia

Selamat Idul Adha

with 6 comments

Kumandang takbir bersahutan di sepanjang perjalanan. Di atas kereta api ini, saya hanya bisa trenyuh. Seharusnya sudah berkumpul dengan keluarga tercinta. Sementara perjalanan masih ditempuh setengah. Masih jauh waktu yang akan kutempuh. Tidak sabar menunggu esok. Untuk menunaikan sholat Ied berjamaah, melihat penyembelihan binatang kurbang, berbagi bersama masyarakat. Selamat merayakan Idul Adha. Semoga nanti bisa ikut menjadi tamu Allah, menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah. Amien,

Written by mrbambang

November 26, 2009 at 11:22 pm

Posted in Intermezzo

Tagged with , ,

Kaskus Apps for BlackBerry

with 15 comments

kaskus

Forum Kaskus.us

Siapa yang tidak kenal dengan Kaskus? Saya yakin rata-rata kalian semua adalah para juragan di Kaskus. Saya sendiri walaupun sudah mendaftar di forum terbesar di Indonesia ini sejak awal 2006 yang lalu, tetapi sepertinya masih belum bisa dikatakan sebagai Kaskuser. Karena postingan saya kurang dari 100 sehingga pangkatnya masih newbie :P . Selama ini main ke Kaskus ya sekedar baca-baca saja. Mencari informasi yang dibutuhkan termasuk mencari aplikasi aplikasi gratisan. Pernah juga menjual barang di Kaskus.

Sedikit flashback, Kaskus lahir pada tanggal 6 November 1999 oleh tiga pemuda asal Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat. Kaskus, yang katanya sih merupakan singkatan dari Kasak Kusuk bermula dari sekedar hobi dari komunitas kecil yang kemudian berkembang hingga saat ini. Domain Kaskus pada awalnya adalah .com. Kemudian karena terserang virus Brontok (pake windows sih servernya :D ), servernya Kaskus hancur dan terpaksa pindah domain menjadi kaskus.us.

Kaskus saat ini memiliki anggota yang sangat banyak. Yaitu lebih dari 1.100.000 dengan jumlah posting hingga saat ini lebih dari 97.000. Menjadikan Kaskus sebagai forum terbesar di Indonesia, atau Asia Tenggara mungkin. Para Kaskuser pasti rela begadang sampai pagi mantengin layar komputernya sampai ketiduran sendiri. Nah, seiring dengan tren mobile internet, mengakses internet dari ponsel menjadi semakin populer. Bahkan menurut data-data yang pernah saya baca, perkembangannya jauh melebihi orang mengakses internet dari PC. Makanya sekarang semakin banyak situs yang menyediakan mobile version sehingga ramah untuk dilihat di ponsel.

Sementara itu Kaskus sebagai forum yang memiliki banyak sekali thread masih kurang nyaman kalau dilihat dari ponsel. Forum, apapun itu rata-rata memang didesain untuk terbaca dengan enak di PC, bukan di ponsel. Sepertinya Kaskus menyadari hal itu, sehingga mereka membangun aplikasi yang lebih enak untuk diakses.

Kemarin saya datang ke acara BlackBerry Developers Day di Hotel Mulia. Di sana saya baru tahu kalau sekarang sudah ada aplikasi Kaskus untuk BlackBerry. Aplikasi ini kata pembuatnya bisa mendukung push notification, sudah seperti aplikasi Facebook, Uber Twitter dan sebagainya. Push Forum ini katanya adalah yang pertama di dunia. Tetapi mengingat saking ramenya trafik, kalau tidak salah dengar pengguna hanya dibatasi tiga threat saja yang bisa didaftarkan untuk di-push.

Read the rest of this entry »

Written by mrbambang

October 14, 2009 at 12:11 pm

Posted in Technology

Tagged with ,

Nokia N86 untuk Mobile Imaging

with 11 comments

Ilustrasi Nokia N86 (model : tyo)

Ilustrasi Nokia N86 (model : tyo)

Pada mudik lebaran beberapa waktu yang lalu, saya mendapat pinjaman dari Nokia untuk mencoba salah satu ponsel mereka agar bisa dicoba selama di kampung halaman. Selain saya, ada beberapa teman yang juga mendapat pinjaman. Hanya pinjaman, bukan pemberian, jadi harus dikembalikan. Tapi lumayanlah bisa mencoba ponsel bagus sambil dipamerin ke teman-teman di kampung :D . Dalam hal ini, saya kebagian ponsel tipe Nokia N86. Mungkin ada sebagian teman-teman yang belum tahu mengenai Nokia N86, jadi perlu kiranya saya beri overview mengenai ponsel ini.

N86 adalah ponsel andalan Nokia untuk kategori kamera. Dalam arti ponsel ini dirancang dioptimalkan sebagai perangkat mobile imaging, disamping fungsi utama sebagai alat komunikasi tentunya. Nokia N86 memiliki sensor kamera 8 megapiksel. Dibanding dengan vendor lain, Nokia termasuk terlambat dalam menghadirkan ponsel dengan resolusi sebesar itu. Karena vendor lain sudah jauh lebih dulu meluncurkan resolusi sebesar itu. Bahkan Sony Ericsson dan Samsung saat ini sudah memiliki ponsel dengan kamera 12 megapiksel. Sementara dari Nokia sendiri belum ada kabar kapan meluncurkan ponsel kamera 12 megapiksel.

Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Mungkin itu prinsip yang dianut Nokia khususnya dalam hal kamera ini. Karena datang belakangan, maka beban yang dibawa pun cukup berat. Yaitu sebisa mungkin lebih baik dari yang sudah ada di kelas yang sama. Usahanya tidak sia-sia, beberapa penghargaan pun telah diraihnya. Diantaranya adalah penghargaan dari 2009 TIPA Awards untuk kategori Best Mobile Imaging Devices. TIPA (Technical Image Press Association) Award adalah penghargaan independen yang prestisius untuk industri imaging di Eropa.

Ponsel yang berjalan di atas platform Symbian S60 v3 ini memiliki lensa f/2.8 Zeiss wide-angle zoom. Diperkuat dengan fitur seperti centre weighted exposure, 1/1000 sec. shutter speed, multimode flash dan beberapa mode scene dengan macro sampai 10 cm. Belum lagi kecanggihan teknologi komunikasi dan lokasi. Setelah mengetahui seluk beluk fitur yang ada di dalamnya, saya pun siap membawanya menemani selama libur lebaran. Karena memang selain dipinjami, saya mendapat “tugas” untuk merasakan experience dari ponsel ini. Mengoptimalkan fitur yang ada dan kemudian mempublikasikan ke teman-teman.

Hal yang dicoba pertama kali tentu saja adalah kamera. Mengaktifkan fungsi kamera sangat mudah, yaitu dengan menggeser ke bawah penutup lensa yang ada di body bagian belakang. Sesudah lensa terbuka, maka user interface kamera akan aktif lengkap dengan menu-menunya. Jika tidak ada waktu atau belum bisa mengatur menu, kita bisa langsung memotret yang berarti menggunakan modus Auto. Dan tentu saja hasilnya akan lebih maksimal jika setting diatur terlebih dahulu. Apalagi mengaturnya juga tidak sulit. Misalnya untuk mengambil gambar pemandangan (landscape), tinggal mengakses ikon Scene dan memilih modus Landscape. Contohnya seperti gambar di bawah ini yaitu Jalan Sudirman, Jakarta yang sedang sepi karena ditinggal warganya pulang kampung. Gambar tersebut saya ambil pagi sekitar jam 7 tanggal 19 September 2009 atau sehari sebelum Idul Fitri.

Landscape

Jendral Sudirman Statue @ Sudirman Street (Camera : N86; Mode : Landscanpe; Album : tinypic.com/a/1cehg/2)

Read the rest of this entry »

Written by mrbambang

October 12, 2009 at 6:59 pm

Mudik Masa Kini, Data yang Utama

with 12 comments

Mudik Lebaran (img : behance.net)

Mudik Lebaran (img : behance.net)

Mudik. Kegiatan pulang ke kampung halaman ini sudah berpuluh tahun menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Kurang tahu persisnya kapan mulai menjadi trandisi. Saya sendiri baru tiga kali secara teratur mengikuti ritual tahunan menjelang lebaran ini. Tentu saja semenjak saya merantau mengadu nasib ke Jakarta. Dan mudik adalah salah satu waktu yang paling ditunggu sepanjang tahun. Bertemu keluarga melepas rindu sambil bersilaturahmi dengan saudara dan tetangga adalah hal yang tak ternilai harganya. Makanya tidak heran bahwa orang nekat berdesakan antri demi membeli tiket kereta api, macet berjam-jam di jalan. Tarif yang jauh lebih mahal dibanding hari biasa tetap dibeli demi bisa pulang ke kampung halaman.

Ketika sudah memasuki masa lebaran. Pada waktu itulah tradisi silaturahmi dimulai. Berjabat tangan sambil bermaaf-maafan. Bagi yang tidak memungkinkan untuk bersilaturahmi secara langsung, maka media yang biasa digunakan saat ini adalah ponsel. Bisa dengan telepon atau SMS. Tetapi ada hal baru yang saya cermati pada lebaran kali ini. Berbeda dengan lebaran-lebaran sebelumnya, saat ini sudah mulai banyak yang menggunakan media baru untuk bersilaturahmi yaitu online lewat internet. Penggunaan internet pada lebaran tahun ini meningkat dengan sangat tajam. Read the rest of this entry »

Written by mrbambang

October 5, 2009 at 12:28 pm

Posted in Technology

Tagged with

GDGT, New Place for Gadget Lovers

with 5 comments

Screenshot GDGT

Screenshot GDGT

Satu lagi blogger beraksi. Mungkin sampeyan kenal blog teknologi yang sangat populer seperti Engadget dan Gizmodo. Pendiri blog tersebut, Peter Rojas dan Ryan Block berkolaborasi mendirikan layanan social networking baru untuk para pecinta gadget yang dinamai GDGT.

Saya pertama kali mengenal GDGT baru awal Juni lalu, ketika mereka melaporkan secara live, acara Apple Worldwide Developer Conference 2009. Hanya saja waktu itu di situs yang tampil hanya artikel live coverage. Saya pikir waktu itu GDGT adalah blog yang melaporkan event tertentu secara real time dengan update per kalimat dalam satu artikel, gabungan microblog dan blog. Tapi setelah mengunjungi lagi sekitar seminggu yang lalu, barulah tahu kalau GDGT dirancang sebagai layanan social network.

Menurut mereka, gdgt adalah situs teknologi jenis baru, yaitu platform social gadget yang memungkinkan kita tersambung dengan komunitas sesuai gadget yang dimiliki dan menyambungkan gadget ke komunitas.GDGT menyediakan informasi yang berguna dan kontekstual untuk membantu lebih jauh bagi para pengguna mengenai produk yang dimiliki. Di layanan ini, kita bisa berkontribusi menulis review produk, berdiskusi, sharing dan sebagainya. Jika sudah bergabung, add aku ya :D

Written by mrbambang

August 4, 2009 at 2:02 pm

Posted in Netizen

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.